Sabtu, 07 Maret 2009

pulaaaaaaang

Sabtu, 07 Maret 2009.. merayakan setahun tujuh bulan aku menjadi seorang pekerja, dengan nonton Kambing Jantan the movie. Bukan kesengajaan, karena aku baru nyadar usia bekerjaku setelah aku usai nonton film itu. Hari ini hari sabtu, besok minggu, lusa senin adalah tanggal merah. Suatu "godaan" untuk kembali sejenak ke Surabaya... Kunyuk emang Hardini ama Kak Rieka yg udah bikin gw mupeng karena pada balik ke Surabaya.. hrgrhgrhgrhgrhgr... hehehe, but ya udah, toh aku memilih untuk ada disini, di Jakarta. KOta yang makin lama aku cintai, sekalipun belum melebihi Surabaya. Tempatku mencari rumah baru, tempatku terlena oleh ketersesatanku, dan yah,, tempatku, hemmm....
Tadi nonton film kambing jantan, film yang katanya gokil dan kocak abis, tapi kok banyakan dramanya ya timbang komedinya?hehe.. ringan but real,, dan ugh!! damn to raditya dika!! he has all that i wannna do,, kuliah Finance di luar negeri, dan jadi penulis yang bukan hanya nge hits, tapi karyanya (yang kocak) nyentuh banyak orang. Gw pribadi belum pernah baca bukunya mpe habis, cuma sekali-sekali nyulik baca punya temen sama punya toko buku, tp rada males karena ada becandaan yang agak jorok, hehe.. tp pas difilm in bagus kok... NIatku tadi nonton bioskop.. ya biasa, refreshing setelah kerja dan sekaligus mencoba menata hatiku... dan setelah nonton itu, aku kembali menyusuri Jakarta yang megah dan mulai kucintai..
Ayo pulang din,,, ke surabaya??
nope,,for now. AKu menemukan bahwa rumah gak selamanya bangunan tempat keluarga kita,, tapi sejatinya rumah adalah tempat kita bisa menemukan diri kita sendiri, tempat kita merasa nyaman, hangat, dan disayang
SO, ayo pulang din, pulang ke hatimu...!!
Selama ini aku selalu merasa kangen sama orang yang nggak kangen aku, padahal ada beberapa orang yang kangen sama aku, tapi gak terlalu aku kangeni,hehe
ini saatnya pulang, pulang ke hatiku,,
coz i am the best friend of me..


GBU

Sabtu, 29 November 2008

Menangislah

Aku harap ini bukan tangis cengeng, tp air mata itu datang tanpa bisa ditahan.
Capek, jenuh, bingung, mengalami protes dari diri sendiri.
Menengok ke belakang bukan jawabannya, din, but u have to move on. Face it.
Tak perlu mencari siapa yang salah, karena itu nggak membantu apa-apa.
Datang kesini bukan untuk kalah, karena memang ini bukan pertandingan menang dan kalah.
Yah, some people said kalo hidup itu pertandingan, bolehlah...
Tapi aku lebih suka menyebut hidup adalah proses.
Proses untuk memutuskan sesuatu, kemudian mengevaluasi keputusan itu.
Banyak berharap ketika datang kesini, tapi toh nyatanya nggak semuanya sesuai..
Hhhhh,,,, andai semua berjalan sesuai yang dijanjikan, aku pikir aku akan berkembang di kantor itu.
Katanya aku akan mengerjakan riset laporan Keuangan ya?
Ahahahhaa.. ya sudahlah
RIbuan detik yang lalu aku ingin menangis kencang, bahkan saat aku masih di kantor. Aku lelah. ORang-orang yang menyenangkan dan kompensasi yang baik, tak membuat tangisku reda.
Tangis yang awalnya hanya dalam diri, lantas kemaren keluar tanpa bisa kutahan.
Ya, aku harap ini bukan tangisan cengeng, tapi orang paling tangguh sekalipun butuh menangis.
Tapi aku sudah lelah, aku ingin melihat masa depanku sbg dini yang hebat. Tapi maaf saja, tak bisa ku lihat itu di kantor ini.
I gotta go, Lord.. Terima Kasih.
Saya yakin dini nggak salah ketika mempergumulkan kantor ini, pun ketika sekarang memutuskan keluar. Saya yakin Tuhan ijinkan ini untuk suatu proses, yang akan membuatku jadi manusia paling tangguh.
Dan detik ini, aku ingin tertawa. Mentertawakan kebodohanku? mungkin saja...
Mentertawakan mengapa aku kurang begitu sabarnya menghadapi proses ini.
Tapi yang paling penting aku tertawa, karena aku bahagia, melihat Tuhan selalu ada disisiku.
Melalui kerjaan yang aneh, teman-teman yang perhatian (bahkan dalam kecuekan mereka, aku masih bisa merasakan sayangnya mereka sama aku)
Aku bersyukur Tuhan, sungguh aku bersyukur...
Thanks buat orang2 yang begitu care mempertanyakan kabarku ketika aku pasang status 'am i trapped by my past decision' di YM (jojo, vera, mery, hizkia), Juga buat orang-orang yg mau nemenin aku cerita (Amy, Miva, Yuka, Oelly)
Thanks buat Noel untuk kiriman lagu 'Menangislah' (Riviera) yg bisa buat aku melepaskan tangis yang tertahan ini.. (hehe, what a soundtrack)
Back

Kamis, 30 Oktober 2008

Let's Pray

what am i doing here?
am i going survive or what?
do i like with these all??
I'm getting sicks with much questions
Now let me just silent and do what i have to do

You cannot always reach what you dream on
But you always can count on your hope
Hope that can make us life
Hope will make us stand tough

i'm gonna count on my hope
hope for a (much) better tomorrow

I wont be sceptism or sarcastic
but i wont fly high too

I'll be here, on earth
holding on my hope, never let it go

I'll be here by your side
And we'll hoping together




Let's Pray

beauty

beauty is not about what people say about u, but what u think about YOU

(i remember bout this word : you are what you think you are, and what you are is okay! its on my Fido Dido's oldest diary)

Rabu, 29 Oktober 2008

about friend

a friend is who huge u when u need a warmness, then let u go when u need to be free

let's

Jangan pernah mengingini seseorang karena kamu takut untuk sendiri. Jika kamu melakukannya, maka kamu sama saja dengan menaruh beban yang berat untuk seseorang itu. Temukan dulu keutuhanmu (di dalam Tuhan),terimalah dirimu dulu, maka kamu akan menerima orang lain dan menjadi pelengkap baginya. Hidup untuk bukan untuk mencari, melainkan melengkapi. Belajar untuk tak melulu meminta, tapi memberi.

(Inspired by rectoverso - dee)

hidup untuk mencari, atau ???

pernah nggak kita berpikir,
bahwa hidup kita dipenuhi dengan pencarian...
seperti selalu ada yang kurang dalam hidup
mendadak setiap hari kita menjadi miskin

mencari, mencari, dan terus mencari..
sedang kita tak tahu apa yang hilang
tapi hidup kita selalu kurang

Tapi,
tak bisakah kita tak lagi mencari,
melainkan melengkapi ??
menjadi bagian hidup bagi yang lain

Karena satu hal yang harus kita renungkan
Tuhan mencipta kita bukan sebagai pribadi yang kosong
Coba alihkan sudut pandang kita
Bukan lagi mencari, melainkan melengkapi
Menjadi komplementer bagi sesama..

Dan temukan,
bahwa setiap hari kita adalah pribadi yang kaya


will you??